Trilogi novel Summer in Seoul

Autumn In paris, dan dua lainnya cocok untuk kamu yang suka prosa fiksi bergenre roman

Trilogi sebuh buku, terutama sebuah novel selalu menarik untuk diikuti apalagi kalau sejak awal triloginya punya alur yang unik dan khas, seperti halnya trilogi romance yang ditulia Ilana Tan.

Triloginya diberi judul lima jenis musim di tempat yang berbeda-beda, yaitu Summer in Seoul; Autumn In Paris, Winter In Tokyo, dan Spring in London.

Masing-masing novelnya punya cerita yang berbeda namun tiap tokohnya punya keterkaitan dengan tokoh lain, misalnya, tokoh utama perempuan menurut bandung advertiser  dalam Summer in Seoul adalah saudara tokoh utama perempuan dalam novel Autumn in Paris dan tokoh utama laki-laki dalam novel Autumn in Paris

adalah tetangga dekat tokoh utama perempuan di Winter in Tokyo, tak lupa, tokoh utama perempuan dalam Winter in Tokyo adalah saudara kembar tokoh utama di Spring in London, Pusing juga yaa~

Tiap cerita dalam trilogi novel Ilana Tan ini punya Ending yang berbeda dan selalu berhasil membekas di hati para pembacanya. Cara Ilana Tan menyampaikan kisah cinta sederhana sangat menarik, tiap adegan dibuat penuh perhitungan sehingga pembaca bisa mengeryit, berpikir “Gila nih, Ilana Tan” atau “Ko kepikiran ya nulis cerita gini?”, di antara kamu juga pasti ada yang pernah kan merasa seperti itu setelah membaca novel trilogi Ilana Tan?

Dengan kepiawaiannya, Ilana Tan sukses membuat triloginya memasuki cetakkan yang entah keberapa kalinya. Trilogi inilah yang berhasil mengantarkan Ilana Tan menyandang gelar penulis Mega Best Seller, dan trilogi novek ini masih sering di cari banyak orang sampai saat ini, apalagi dengan cover terbarunya yang jauh lebih menarik.

 

Ilana Tan mengemas rentetan cerita itu dengan natural, seolah-olah hal-hal yang terjadi di dalam novelnya adalah kisah nyata yang ia ceritakan kembali dengan mudahnya. Unsur-unsur ketidaksengajaan dalam novel-lah yang membuat kisah Sandy dan Tae Woo terasa nyata. Dan ide-ide yang dituangkan, walau pun sebenarnya cukup klasik, namun dikemas dengan khas-nya Ilana Tan.