Penjualan Mesin Berat dan Genset Mengalami Peningkatan

Penjualan Mesin Berat dan Genset Mengalami Peningkatan

Kisah tentang pameran belum berakhir. Eksibisi itu diselenggarakan di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC) dan menyedot 170.000 pengunjung bauma China 2016 dari 149 negara, meski cuaca dingin dan terjadi hujan secara terus-menerus selama dua hari pertama. Antusiasme para pengunjung pada pameran kali ini mere?eksikan kondisi pasar China yang terus membaik. Perekonomian negeri itu melemah dalam beberapa tahun terakhir, setelah sempat mengalami periode booming sebelumnya.

Di sektor peralatan konstruksi terjadi penurunan massif penjualan mesin-mesin. Namun keterpurukan terburuk itu kini sudah berlalu dan banyak perusahaan melihat penjualan mulai beranjak naik lagi di China, meski tumbuhnya terjadi secara perlahan-lahan. Laporan-laporan dari Chinese Construction Machinery Association (CCMA) mengungkapkan kenaikan pasar peralatan konstruksi China. Dalam sebuah presentasi untuk pameran BICES 2017 tahun depan di Beijing, Su Zrmeng, deputi Sekjen CCMA, berkomentar bahwa meski pasar mengalami kelesuan pada tahun-tahun belakangan, sekarang ini sedang mengalami kenaikan permintaannya. Dan ia berharap pertumbuhan ini terus melampaui tahun 2016. Zrmeng bilang pasar tumbuh antara 6,63% antara January dan September 2016. CCMA berharap kemajuan yang sehat ini berlanjut pada tingkat yang sama selama enam bulan berikutnya. Kebangkitan kembali pasar China memiliki arti penting bagi pasar peralatan konstruksi secara keseluruhan. Permintaan mesin-mesin konstruksi dan genset berkapasitas 25 kva di Cina telah menggerakkan pasar alat di seluruh dunia dalam tahun-tahun belakangan ini. Perusahaan-perusahaan internasional dan lokal yang jual genset 25 kva  mengalami peningkatan penjualan dan juga sedang membangun sejumlah besar unit untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan customer. Saat permintaan merosot terdapat sejumlah besar mesin bekas yang hour meter-nya masih rendah di pasar, tetapi persediaan alat-alat ini sekarang sudah kosong, yang membuat para customer sekali lagi mengorder unit-unit baru.

 

Permintaan alat datang dari berbagai spektrum, dengan pabrikan-pabrikan lokal maupun internasional yang terus memperkenalkan model-model baru dalam pameran itu. Perusahaan Finlandia, Allu, menyatakan diuntungkan dengan minat yang kuat dalam teknologi stabilisasi karena kebutuhan untuk mengembangkan kembali daerahdaerah industri yang kondisi tanahnya jelek. Perusahaan ini sedang bekerja sama dengan sebuah badan riset China untuk mengembangkan standar-standar stabilisasi untuk negeri itu. Teknologi Allu itu dapat digunakan untuk memperkeras tanah, yang memungkinkan proyek-proyek konstruksi, juga untuk merawat tanah yang terkontaminasi. Perusahaan tersebut juga memiliki minat yang besar untuk memasarkan unit-unit crushing bucket-nya, yang juga digunakan untuk membantu membersihkan tempat-tempat bekas industri, juga untuk material-material lain. Presiden Allu, Ola Ulmala, mengatakan, “Kami sedang mengalami pertumbuhan 200% per tahun.”