Pakan Ikan Nila Untuk Budidaya

Beberapa cara telah dilakukan untuk membuahkan hasil yang sempurna atau unggul dalam panen, namun masih banyak yang kurang mengetahui bahwa ada pakan ikan nila yang lebih tepat dan cepat dalam memanen dengan ukuran besar dari hasil panen tersebut.

Membudidayakan ikan memang tidaklah mudah jika kita tidak memperhatikan setiap minggu dengan hasil perkembangannya. Adapun pakan yang baik untuk ikan nila ialah dengan membuat racikan sendiri.

Dan inilah yang menjadi tujuan budidaya ikan nila agar mendapatkan keuntungan besar dari analisis usaha tersebut.

Adapula yang memakai pakan yang sudah jadi atau dapat di beli di toko-toko ikan yang menyediakan berbagai jenis pakan untuk semua ikan. 

 sumber: kolam terpal

Pakan Alami Ikan Nila Merah

 Pakan alami adalah makanan yang dihasilkan di dalam perairan dimana ikan itu dipelihara, apakah di kolam, di sawah, di tambak, atau di sungai dan waduk.

Pakan alami tersedia setiap saat dan secara otomatis, tanpa perlu diusahakan oleh si pemelihara ikan. Namun jika kita mengandalkan pakan yang tersedia atau seadanya, akan tumbuh dengan sangat lambat.

 

Maka dari itu perlu tambahan pelet agar cepat gemuk dan besar, karena pelet mengandung  gizi dan protein yang sangat tinggi dan bagus untuk pertumbuhan ikan nila. Dengan begitu perlu kita pahami juga dalam memberi makan sehari 2 kali atau secukupnya.

 

Agar bisa bertumbuh lebih besar, perlu diperhatikan juga penempatannya seperti misalnya di kolam atau sawah, yang tentunya memiliki ukuran yang sesuai dengan kedalaman air minimal satu meter, agar mudah mendapatkan ruang bebas dan tidak mudah setres.

baca juga: jual kolam terpal 

 Adapun cara-cara membuat pakan ikan nila agar lebih cepat besar dan unggul dalam panen ialah sebagai berikut:

 

  • Tepung daging
  • Limbah roti
  • Tepung ikan
  • Tepung bekicot
  • Tepung darah
  • Pur dicampur telor

 

Akan tetapi cara laing membuat pakan ikan nila dengan nabatipun bisa dilakukan secara manual dalam meraciknya ialah sebagai berikut:

 

  • Tepung kedelai
  • Dedak halus/sisa penyelipan padi
  • Ampas tahu
  • Bungkil kelapa
  • Tepung jagung
  • Tepung kacang
  • Tepung beras