Novel Paling HIts

Masih banyak lagi puisi-puisi yang memperkuat karakter tokoh Dilan, hingga menebar banyak komentar dari pembaca. Tidak sedikit pembaca yang mengaku jatuh cinta pada tokoh DIlan, seperti yang diungkapkan salah satu member JKT bernama Viny.

Viny memberikan komentar posistif untuk seri pertama novel Dilan dengan menyampaikan bahwa ia ingin bertemu dengan Dilan versi asli.

Bukan hanya cara penggambaran karakter saja yang membuat novel ini digemari banyak orang, namun juga cara Pidi Baiq mengemas kisah roman remaja yang seharusnya sederhana, namun ternyata jadi begitu menyentuh dan luar biasa. Banyak pembaca yang merasa kalau potongan-potongan cerita yang Pidi Baiq tulis menyeret mereka merasakan rasa baper, jatuh cinta, juga patah hati dalam seri demi seri.

Novel Paling HIts

Melalui seri pertama bertajuk Dilan, Dia adalah Dilanku 1990, para pembaca diajak untuk ‘berbaper ria’ bersama awal mula kisah perkenalan Dilan dengan Milea yang dibuka dengan ramalan konyol Dilan pada Milea.

Seri pertama ini menceritakan masa-masa-masa percintaan ala anak SMA yang justru terkesan anti mainstream. Tokoh Dilan menyikapi berbagai kejadian dalam seri pertama ini dengan gaya slengean yang jstru membuatnya sangat cocok diagung-agungkan pembaca.

Tak kalah dengan DIlan, tokoh Milea yang digambarkan sebagai perempuan cantik nan anggun ini juga punya daya tarik tersendiri untuk melengkapi seri pertama Dilan.

Sikap Milea yang dibuat jual mahal pada perlakuan romantis Dilan membuat pembaca gemas, bahkan bisa sampai menggertutu dengan buku di tangan mereka. Akhir kisah manis yang sederhana ditutup dengan sebuah jalinan hubungan ‘pacaran’ dengan cara istimewa.

Penandatanganan surat bukti telah jadiannya Dilan dengan Milea di atas materai di sebuah warung dekat sekolah yang kemudian membiarkan pembaca menganga tak percaya sekaligus puas akan ending novel pop ini.

Seri kedua novel Dilan, masih degan tajuk yang sama, hanya saja tahunnya berbeda, yaitu tahun 1991, megisahkan cerita hubungan DIlan dan Milea setelah keduanya resmi berpacaran. Seri kedua ini yang bisa membuat jatuh cinta sekaligus patah hati pada waktu yang berurutan sesuai bab demi bab yang ditulis Pidi Baiq.

Dilan yang terkenal sebagai panglima tempur dan hobi tawuran dengan tujuan membela harga diri justru membuat Milea resah sendiri. Sejak Dilan sering terlibat perkelahian, sosok Milea berubah jadi tipe perempuan yang over protective.

Tak lama sejak sosok Milea jadi over protective, hubungan keduanya retak. Inilah sisi patah hati yang dirasakan para pembaca.

Ending yang disangka-sangka semanis seri pertama ternyata jatuh pahit. Pembaca mungkin memang mengaku patah hati, namun tidak merasa kecewa karena pilihan ending inilah yang membawa novel Dilan jauh dari kata membosankan.

Sedangkan seri ketiganya yang diharapkan akan menjadi jalan bagi penyelesaian keretakkan hubungan Dilan dan Milea di seri kedua, tak lain hanyalah menceritakan kisah dari awal perjalan cinta masa SMA sampai ke akhir pahit dua sejoli itu lewat sudut pandang Dilan, seri ketiga ini diberi judul : Milea, Suara dari Dilan.

Jadi, apa kamu setuju kalau novel Dilan membuatmu merasakan rasanya baper, jatuh cinta, dan patah hati?